Sosio >> Hubungan Media Sosial dengan Sosiologi

Dewasa ini media social atau sering dikenal dengan julukan medsos sangat digandrungi oleh banyak kalangan, mulai dari anak – anak sekolah dasar hingga orang – orang kantoran pasti mengenal apa yang namanya media social, jarang kita dengar anak masa sekarang yang tidak kenal dengan media social. Facebook dan twitter, kedua media social tersebut adalah media sosial yang paling terkenal di kalangan anak – anak dan orang dewasa masa kini dengan semakin pesatnya perkembangan zaman, selain media sosial lainnya seperti Yahoo Messenger, dll. Facebook lebih dahulu hadir daripada twitter, facebook diciptakan oleh seorang mahasiswa muda asal Amerika, yaitu Mark Zuckerberg sedangkan twitter diciptakan oleh Biz Stone, Evan Willliams, dan Jack Dorsey.
Dengan kedua media social tersebut, orang – orang di seluruh dunia mampu berinteraksi satu sama lain hanya dengan mengandalkan laptop dan internet, apalagi saat ini banyak handphone yang sudah dilengkapi dengan sarana internet, jaringan internet pun sekarang juga mudah didapat, banyak tempat – tempat umum yang sudah dilengkapi dengan fasilitas Wi-Fi hal tersebut lebih mempermudah orang – orang untuk membuka medsos tersebut, karena dari sifat handphone tersebut yang fleksibel yang mampu digunakan dimanapun dan kapanpun. Sehingga dengan kedua medsos tersebut kita mampu untuk mencari teman baru yang sebelumnya belum kita kenal, hanya dengan meng- add atau men- follow nya kita sudah mampu berteman dengan mereka karena teman adalah asset yang berharga. Hal tersebut erat hubungannnya dengan ilmu sosiologi, yaitu ilmu tentang bagaimana kita bersosialisasai, berteman. berinteraksi dan bermasyarakat. Dengan munculnya kedua medsos tersebut kita mampu berkomunikasi satu sama lain, kalau didalam ilmu sosiologi hal tersebut dinamakan bentuk komunikasi langsung, komunikasi langsung dapat diartikan sebagai salah satu cara berinteraksi antara seseorang dengan orang lain secara langsung, baik melalui chat maupun pesan. Kemudian dengan media sosial tersebut, terutama facebook kita juga bisa membuat sebuah grup, kalau dalam konteks ini mengenai hubungannya dengan sosiologi atau ilmu social, dengan fitur grup di facebook, kita mampu membuat sebuah grup yang mampu berbagi mengenai ilmu – ilmu sosiologi ataupun bisa untuk memecahkan masalah yang sedang terjadi di masyarakat, karena didalam ilmu sosiologi, salah satu yang diajarkan adalah memecahkan masalah di masyarakat, dan tentunya kita tahu bahwa obyek dalam ilmu sosiologi itu adalah masyarakat. Begitu juga didalam twitter, kita mampu berinteraksi dan berkomunikasi satu sama lain dengan twitter tersebut, tentunya kita tahu istilah – istilah seperti mention, follow, dll. Biasanya twitter ini lebih banyak digunakan oleh para kalangan – kalangan terkenal, seperti artis dan pejabat.
Jadi, hubungan facebook dan twitter dengan ilmu sosiologi sangat erat. Dengan kedua medsos tersebut kita mampu berinteraksi, dan berkomunikasi satu sama lain, bukan hanya itu kita juga bisa mendapatkan teman baru dan juga kita bisa juga saling sharing atau berbagi ilmu dan juga bisa memecahkan masalah yang sedang di hadapi di masyarakat. Tentunya dengan syarat kita mampu mengoptimalkan manfaat tersebut dan tidak menyalahgunakan medsos tersebut, apabila kita menyalahgunakan medsoso tersebut tentunya kita malah akan membuat masalah bukan memecahkan masalah.
>> follow @fath_didin

Posted on Juli 17, 2013, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: